RSS

Berkunjung ke Kampus Biru UGM

09 Nov

Kompas/Ferganata Indra RiatmokoKomunitas Pengguna Sepeda Lipat – Sebanyak 200 pengguna sepeda lipat dari berbagai daerah bersepeda melewati kawasan UGM, Yogyakarta, untuk menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, dalam rangkaian kegiatan Serangan Oemoem Sepeda Lipat di Jogja, Minggu (6/3/2011). Keunikan dan kepraktisan yang dimiliki sepeda lipat membuat penggunanya semakin meningkat dan membentuk berbagai komunitas di sejumlah daerah.
 
Foto:
KOMPAS.com – Siapa yang tak kenal Universitas Gajah Mada, salah satu universitas favorit di Indonesia tersebut terletak di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jangan langsung berpikir bahwa UGM hanya bisa dikunjungi untuk kepentingan akademis. Kampus Biru tersebut juga menyimpan banyak potensi wisata yang bisa Anda kunjungi.

Wisata Sejarah. Sebagai universitas negeri pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1949, Anda akan menemukan banyak bangunan sejarah di kampus UGM.

Gedung Pusat UGM, misalnya, memiliki nilai historis tersendiri bagi Presiden pertama RI, karena merupakan hasil gagasan Soekarno yang terinspirasi bangunan masa Yunani Kuno. Arsitek bangunan ini adalah Ir. Hadinagoro, seorang pangeran dari Keraton Yogyakarta.

Gedung tersebut dikenal sebagai Balairung UGM, pilar-pilar besar membuat gedung ini terlihat sangat megah sampai saat ini. Di sekitar bangunan Balairung, terdapat taman-taman sederhana dengan rumput dan pohon cemara yang menghiasi.

Hal ini membuat area ini nyaman untuk berdiskusi atau sekedar duduk-duduk menikmati suasana kampus ala Eropa. Selain itu, beberapa bangunan di kampus UGM juga masih merupakan bangunan lama, misalnya Gedung Sekolah Vokasi maupun Perpustakaan Pusat UGM.

Wisata Religi. Bagi Anda yang ingin beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitektur masjid yang memadukan kebudayaan Tionghoa, India, dan Jawa cobalah datang ke Masjid Kampus UGM. Pengaruh gaya arsitektur India sangat kental pada penataan pekarangan masjid yang mengadopsi arsitektur Taj Mahal. Adanya kolam dilengkapi air mancur serta penataan bunga dan tanaman di sekitar kolam membuat pekarangan ini selalu menjadi area berfoto para pengunjung.

Dominasi budaya Tionghoa juga tampak di masjid melalui ornamen-ornamen di sekeliling bangunan masjid yang berwarna merah muda dan emas. Sementara kubah masjid dibuat dengan bentuk limasan, khas rumah adat Jawa. Masjid Kampus UGM juga dilengkapi denga menara setinggi 99 meter, melambangkan jumlah asmaul husna.

Masjid Kampus UGM dengan kapasitas 10.000 jamaah ini bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata religi, suasana asri dan nyaman juga membuat masjid ini menjadi tujuan favorit untuk ibadah, tak hanya untuk para mahasiswa UGM namun juga untuk kalangan masyarakat umum.

Wisata MICE. Kampus UGM juga berpotensi untuk menjadi destinasi wisata MICE (Meeting Incentive Convention Expo) karena menyediakan beberapa tempat yang memadai. Misalnya di Grha Sabha Pramana, University Club UGM, maupun Wisma Kagama. Lapangan luas di depan Gedung Grha Sabha Pramana (GSP) juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat pameran terbuka.

Wisata Belanja. Bagi Anda penggila belanja, coba datangi kawasan UGM pada hari Minggu, tepatnya di kawasan sekitar Masjid Kampus UGM. Di sana Anda akan menemui pasar kaget atau biasa disebut Sunmor (Sunday Morning). Sebelum pergi ke Sunmor ada baiknya Anda melakukan olahraga pagi di sekitar lapangan GSP.

Setelah itu Anda bisa menikmati berbagai makanan rakyat di sekitar Sunmor mulai dari tempura, ketupat sayur, pecel, lontong opor, gudeg, dan sebagainya. Jika sudah kenyang, Anda dapat mulai berburu barang-barang murah mulai dari aksesoris, baju, boneka, dompet, hingga peralatan rumah tangga dengan harga miring.

Wisata Kuliner. Ada beberapa tempat kuliner yang wajib dikunjungi, letaknya masih di sekitar UGM. Salah satunya adalah Gudeg Yu Djum. Warung gudeg yang cukup legendaris, terletak di utara kampus UGM, tepatnya di Jalan Kaliurang sekitar Selokan Mataram.

Ada juga Sego Pecel Bu Wir yang biasa disebut SGPC, menjadi alternatif jika Anda ingin menikmati sarapan sayur-sayuran dengan bumbu kacang yang manis pedas. Suasana yang ditawarkan warung yang terletak di seberang Fakultas Peternakan ini khas tempoe doeloe.

Wisata Ilmiah. Universitas tentu tak lepas dari potensi wisata yang akademis, di Universitas Gajah Mada, ada beberapa tempat yang menawarkan wisata edukatif. Misalnya, Museum Biologi UGM di Jalan Sultan Agung no 22, Yogyakarta, berisi informasi mengenai keanekaragaman hayati yang bisa menjadi rujukan untuk semua kalangan.

Letaknya memang terpisah dari kawasan kampus UGM. Tetapi Museum Biologi ini bisa menjadi satu alternatif wisata karena menyediakan ribuan koleksi flora dan fauna Indonesia.

 
Leave a comment

Posted by on November 9, 2011 in WISATA JOGJA

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: